Beranda blog

Nabrak Orang Hingga Tewas, Terdakwa Margaret Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara

Tangerang – Sorotbangsanews.com – Dengan membawa kendaraan mobil ugal ugalan dalam ke adaan mabok Margaret terancam 12 tahun penjara. Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Haerudin SH Mengurai kronologis kejadian di hadapan majelis Hakim Arif Budi cahyono SH.

Terdakwa Margaret warga jalan Singosari Lipo karawaci. Kejadian pada 1 Maret sampai hari ini sidang. Pada awal kejadian terdakwa mengendarai mobil dalam keadaan mabok disertai dengan kecepatan tinggi sambil melihat hendphone.

Selanjutnya terdakwa Margaret di tahan tanggal 19 Maret 2020. Terdakwa warga Lipo Karawaci Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, hanya bisa tertunduk memandangi lantai pengadilan Negeri Tangerang.

Kemudian terdakwa mengemudikan kendaraan yang akhirnya mengakibatkan orang lain meninggal,” urai JPU dalam dakwaan Rabu 3 Juni 2020.

Terdakwa sebelum mengendarai kendaraan mobil sempat minum miras di daerah lipo. Terdakwa meminum minuman alkohol sebanyak 3 botol dan masih satu botol di simpan dalam botol plastik bekas air mineral di pintu kaca mobil terdakwa.

Mobil dari arah pintu masuk Karawaci ke arah jalan Sabang hingga jalan belok dalam ke cepatan tinggi, terdakwa sambil melihat fitur di hpnya.

Korban Andre 50 tahun yang sedang berjalan bersama anjingnya tertabrak mobil korban, dan langsung meninggal di tempat bersama anjingnya.

Sedangkan istri bersama anaknya selamat. korban Andre 50 tahun mengalami luka di dahi, patah tulang tulang wajah hingga akhirnya mengakibatkan korban meninggal.

Ketika terjadi laka pelaku sempat marah marah dan melabrak istri serta anak korban di tempat kejadian perkara (TKP). Terdakwa Margaret mengamuk di lokasi kejadian. Orang tua korban sempat kecewa dengan aparatur kepolisian, Karena terdakwa tidak di tahan dengan alasan virus Corona.

Dengan kejadian tersebut terdakwa melanggar Pasal 311 tentang lalu lintas jalan raya. Margareta anak dari Bahtiar. Terdakwa juga di jerat Pasal 310 ayat 4 UUD RI tentang angkutan jalan.

Kuasa hukum terdakwa Charles Situmorang SH dan rekan akan mengajukan esepsi. untuk sidang berikutnya. Rabu 10 Juni 2020. Kalau saudara tidak bisa mengajukan bantahan dakwaan jaksa sidang kami lanjutkan pemeriksaan saksi,” ujar majelis hakim Arif Budi cahyono SH.

Winda keluarga korban merasa kecewa dengan terdakwa Karena tidak ada rasa penyesalanya. Istri adik saya sudah meninggal, terdakwa pun dari pihak keluarga tidak ada yang perduli maupun empati,” kata Winda di luar ruang sidang.

Kuasa hukum korban Bakhtanizar Rangkuti SH MH mengatakan. Terdakwa di jerat pasal berlapis. Pasal 311 ayat 5 dengan ancaman 12 tahun penjara,” papar Rangkuti,

Dilain sisi terdakwa di jerat UUD No 22 tahun 2009. Mengetahui dalam keadaan sadar dan mengendalikan kendaraan hingga mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain.

Sidang perdana ini berjalan lancar, JPU Haerudin SH mendakwa terdakwa dengan pasal berlapis. Respon keluarga korban tidak senang Karena terdakwa maupun keluarganya tidak ada rasa penyesalan,” urai Rangkuti SH

Saya selaku kuasa hukum dari pada korban berharap pengadilan negeri Tangerang memutuskan perkara se adil adilnya. Supaya terdakwa di hukum maksimal. Karena terdakwa tidak ada rasa penyesalan kepada anak istri lamarhum Andre. (Play)

Palmistry Sebagai Diagnostic Tool Membaca Karakter dan Perilaku Seseorang

Jakarta – Sorotbangsanews.com – Sungguh menarik mengamati perkembangan persepsi publik dalam menterjemahkan sebuah istilah atau fenomena dari sepenggal pengertian yang seringkali keliru. Ada beberapa karakteristik yang mungkin perlu dirubah secara bertahap dengan membangun sebuah struktur narasi yang kira – kira mudah dicerna. Memang tidak gampang ketika literatur yang minim ditambah dengan minimnya literasi publik. Tema yang ingin diangkat kali ini terkait penerapan ilmu Palmistry Modern dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Pada kesempatan ini awak media mewawancarai Pemerhati Palmistry Modern Dede Farhan Aulawi yang pernah mempelajari palmistry modern di Internasional School of Astrology, New Delhi – India dan pelatihan Modern Hand Analysis and Palmistry dari The London School of Astrology, London – UK. Dede dihubungi di Jakarta melalui sambungan seluler, Selasa (2/6).

Pada dasarnya Dede selalu menjelaskan kekeliruan persepsi yang seringkali terjadi di publik bahwa ilmu palmistry itu sebagai alat untuk meramal masa depan seseorang. “ Ini yang keliru “, katanya. Palmistry adalah sebuah metode dan keterampilan untuk membaca ciri-ciri kepribadian, bakat, dan kebutuhan berdasarkan beberapa indikator yang ada di telapak tangan.

“Jadi misalnya terlihat di telapak tangan ada ciri – ciri karakter seseorang yang malas dan mudah putus asa, maka bisa diprediksikan masa depannya kurang bagus. Jadi palmistry sebagai alat dan metode untuk membaca karakternya, BUKAN untuk meramal masa depannya. Selanjutnya setelah membaca karakter tadi, seorang ahli palmistry akan memberi nasihat – nasihat agar tidak malas, jangan mudah putus asa, dan lain – lain. Inilah yang perlu diluruskan agar tidak terjadi kekeliruan yang berkelanjutan. Itulah sebabnya ilmu palmistry modern ini sudah mulai banyak diterapkan dalam praktek SDM, khususnya saat proses seleksi calon karyawan atau dalam sistem pembinaan karir karyawan“, ujar Dede.

Palmistry atau kiromansi atau kirologi adalah ilmu untuk membaca karakter dan kepribadian seseorang berdasarkan garis di telapak tangan seseorang, lalu kemudian memberikan saran – saran perbaikan untuk meningkatkan kualitas diri demi masa depan yang lebih baik. Orang yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam bidang ini disebut Kirolog atau Palmis, alias Analis Garis Tangan. Ilmu ini bukan ilmu baru karena sudah berkembang sejak lama, baik di India, Mesir, Tibet, Tiongkok, Persia, Sumeria, Israel Kuno ataupun Babilonia.

Dari pembacaan karakter dan perilaku ini, selanjutnya bisa dikembangkan dengan analisa SWOT, yaitu untuk mengevaluasi kekuatan (strenght), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) bagi seseorang agar bisa merumuskan strategi dengan mengeksplor keunggulan kompetitif yang dimilikinya. Itulah sebabnya dalam manajemen modern banyak dikaitkan dengan Talent Mapping, Placement dan Skill Inventory. Meskipun dalam praktek empirik dalam tinjauan sejarah, palmistry ini sudah digunakan oleh Julius Caesar saat memilih dan mengangkat para pembantu/ pejabat di lingkungan istananya. Lalu tahun 1477 seorang ahli medis bernama Michael Scotts juga sudah menggunakan dan menyinggung tentang palmistri dalam bukunya yang berjudul “De Physiognomy”, sebuah buku tentang analisa tubuh manusia. Kemudian di abad ke-17 bermunculan berbagai buku tentang palmistri yang mana kebanyakan lebih berbau mistik, tanpa penjelasan ilmiah. Itulah sebabnya dalam sejarah perkembangannya banyak kekeliruan karena pendekatan “mistik” dianggap lebih menarik, lebih banyak penggemarnya dan terkesan lebih seram. Akhirnya mulai abad ke-18 mulai muncul buku-buku palmistri yang mengoreksi kekeliruan tafsir di atas. Palmistri mulai dianggap sebagai upaya membaca pola pikir seseorang dan penerapannya dalam kehidupan, bahkan dikaitkan dengan psikologi modern yang juga dipraktekan dalam teknik penyembuhan holistik.

Dalam praktek pembacaan gurat tangan ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Bukan sekedar buka telapak tangan lalu dilihat – lihat garisnya saja. Sebelum dibuka telapak tangannya, orang tersebut harus dalam kondisi yang relax (santai) agar garis tangan yang sesungguhnya terlihat dengan sebenarnya. Sebab dalam kondisi tegang atau bercanda ada perubahan kontur garis yang bisa menmbulkan efek terlihat atau tidak terlihat. Selanjutnya membersihkan telapak tangan dengan semprotan yang wangi agar membantu juga efek relax dan tenang. Tak lupa kebersihan dan kenyamanan tempat praktek menjadi penting. Adapun telapak tangan yang sering dilihat adalah telapak tangan kanan (kecuali bagi yang kidal) terlebih dahulu, baru selanjutnya ke telapak tangan kiri. Telapak tangan berkaitan dengan jaringan syaraf otak kiri yang berkaitan dengan logika, sementara telapak tangan kiri berkaitan dengan syaraf otak kanan yang berkeaitan dengan seni dan kreativitas. Kecermatan dan kejelian dalam melihat setiap kontur garis akan meningkatkan tingkat keakurasian pembacaan. Itulah sebabnya palmistry masuk pada kategori keterampilan, artinya tidak cukup hanya dengan pengetahuan saja tetapi juga harus sering dipraktikan. Jam terbang ini akan meningkatkan kemahiran dalam keterampilan.

Prinsip dasar dari palmistry adalah pembacaan 5 garus utama, yaitu (1) Garis Kehidupan/ Life line, yaitu garis mulai dari pangkal telapak tangan dan melengkung ke atas melingkari bola ibu jari, dan berakhir di antara ibu jari dan jari telunjuk. Ini berkaitan dengan mental emosional.(2) Garis Kepala/ Head line, mulai di bagian luar telapak tangan, di sisi antara lipatan ibu jari dan jari telunjuk, dan berakhir di tengah telapak tangan. Ini berkaitan dengan semangat belajar, berkomunikasi, kreativitas, dan kemampuan artistik. (3) Garis jantung/ Heart line, garis yang berjalan di bawah pangkal jari-jari dan berakhir di jari tengah atau jari telunjuk. Ini berkaitan dengan kepekaan rasa, romantika dan kesehatan hati. Namun jangan lupa membedakan romatika verbal dan romantika sikap yang terlihat dari anak cabang garis diantara lengkungan. (4) Garis nasib/ Fate Line yaitu garis vertikal yang berjalan lurus ke tengah telapak tangan, dari pangkal ke arah jari tengah. Ini berkaitan dengan kedewasaan, ketegaran, dan kecerdasan dan dorongan kuat untuk sukses. (5) Garis Matahari/ Sun Line atau garis Apollo yang berkaitan dengan bakat, popularitas, dan keterampilan.

“Jika kita mengikuti kursus/ pelatihan palmistry modern di beberapa negara sebenarnya syarat kelulusannya sangat ketat. Meskipun saat ini ada juga beberapa kurusus online yang hanya sekedar menambah pengetahuan saja. Memang ada dua kategori, yaitu short course yang hanya seminguan, atau ada juga yang setingkat diploma. Silabus secara umum membahas tentang Reading Method, Hand Types, Quadrangle & Great Triangle, Fingers and Thumb, Fingerprints, Wrist, Mounts, Major and minor Lines, Rings and Loops dan Common Marks. Sementara untuk tingkat diploma, ada beberapa pilihan jurusan yang lebih spesifik lagi, yaitu Diploma In Astrology (DIA), Diploma in Palmistry (DIP), Diploma in Feng Shui Chinese, Diploma in Gems & Crystals (DIG), Diploma in Numerology (DIN) dan Diploma in Tarot Reading (DIT). Ada juga yang dipisahkan dalam tingkatannya menjadi Basic Course Level I dan Advance Course Level II “, pungkas Dede menunjukkan kedalaman pemahaman akademis terkait subjek palmistry modern ini. (Zoe Pelantun Kopi)

Jaringan Sabu Sabu 200 Kilo Gram Medan ke Jakarta di Sidangkan

Tangerang – Sorotbangsanews.com – Masih ingat warga taman Cibodas di hebohkan gudang jagung menyimpan sabu sabu 200 kilo gram.

Hari ini Rabu 27 Januari pelaku usaha bisnis sabu sabu berkedok gudang jagung mulai di sidangkan oleh Jaksa penuntut umum Deccy Ahyar SH jaksa Kejaksaan Agung sebagai jaksa pengganti. Neisa Sabrina SH dan Samsul Huda SH jaksa kejaksaan Kota Tangerang.

Terdakwa Muzakir dan Fahrurazi dijerat pasal 114 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (2) undang undang No 35 tahun 2009 tentang narkotika pasal 111 ayat (1) Jo pasal 132 ayat (1). Dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup maksimal 20 tahun penjara.

Terdakwa Fakrurrazi alias Yon alias Agus Wijaya bersama sama dengan terdakwa dua, Muzakir alias Adi, di duga pemilik sabu seberat 200 kilo gram dalam agenda sidang pemeriksaan saksi, Rabu (27/1/2021) di Pengadilan Negeri Tangerang sidang telekomfren dari Polda Metro jaya.

Kedua terdakwa ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) Selasa, (28/7/2020) sekira pukul 16.00 Wib, Mahmudin als Bombom pemilik barang (DPO) ketika menurunkan muatan dari mobil Truck dengan nomor plat seri B. 40 76 BGH bermuatan Jagung di Gudang Beras, Subur Tani Jalan Prabu Sliwangi, Cibodas Perumnas III, Kota Tangerang provinsi Banten.

Dari hasil Penangkapan, BNN mengamanakan 20 karung goni yang disamarkan, seperti jagung pakan ternak, setelah dibuka isinya adalah Narkotika jenis sabu sebanyak 200 bungkus plastik kristal bening (Sabu) dengan berat Netto 212.578 gram.

Perbuatan Kedua terdakwa sesuai surat dakwaan jaksa telah melakukan percobaan atau pemupakatan jahat, menawarkan untuk di jual, menjual menjadi perantara dalam menyerahkan narkotika golongan satu bentuk bukan tanaman (Sabu).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Samsul Huda SH dan Neisya Sabrina SH menyidangkam kedua terdakwa, dari Kejaksaan Negeri Kota Tangerang, menghadirkan 3 anggota saksi Polisi, Edy Suranta Tarigan, Hendrikus Nekin dan Hutasoit dari BNN yang terlibat dalam penangkapan langsung mulai dari pemantauan sampai penangkapan,” ujar saksi dalam persidangan.

Saksi Hutasoit dihadapan Majelis Hakim Komarudin Simanjuntak mengatakan, sudah ditugaskan dari BNN bersama Tim ke Medan selama 1 bulan, untuk memantau karena ada informasi dari masyarakat bahwa ada barang besar ingin masuk ke Jakarta.

Menurut saksi di Persidangan Muzakir berperan mengkoordinir barang yang mau masuk ke gudang Beras “Subur Tani” di Jalan Prabu Sliwangi Perumbas III Kecamatan Cibodas Kota Tangerang.

Sedangkan saksi Edy Suranta Tarigan dan Hendrikus dari BNN, sudah 1 bulan memantau Gudang Beras Subur Tani, tempat untuk membongkar muatan Truck yang bermuatan jagung di samarkan dengan pakan ternak berisi 200 kg kristal bening jenis sabu.

Fakrurrazi menurut saksi Edy dan Hendrikus saat penangkapan bertugas mengarahkan Truck mulai keluar pintu Tol Karawaci dan menunggu di Mall Shinta Tangerang, dan menggiring Truck sampai ke Gudang Beras Subur Tani di Jalan Prabu Sliwang Tangerang.

Kuasa hukum terdakwa Abel Marbun SH yang mendampingi Kedua terdakwa, Fakrorrazi dan Muzakir menanyakan kepada saksi yang dari BNN di Persidangan, apakah perkara Muzakir ada hubunganya dengan barang bukti sabu 2 kg, dan sudah dituntut 12 penjara, saksi mengatakan tidak ada hubungan.

Nama Muzakir ada di kepemilikan sabu sabu 2 kilo gram dan sudah di tuntut 12 tahun penjara oleh jaksa Kejaksaan Negeri Kota Tangerang. Kalau memang itu orangnya yang bernama Muzakir hari ini saya bacakan pembelaanya,” papar Marbun. (Ply)

Masyarakat Kelurahan Poris Gaga Dapat Bantuan BST

Tangerang – Sorotbangsanews.com -Sebanyak 1.021 Warga masyarakat yang bertempat tinggal dikelurahan poris gaga kecamatan batu ceper mendapat bantuan BST (Bantuan Sosial Tunai) sebesar Rp. 300.000.00 dari kementerian sosial.

Pembagian BST pada hari kamis (28/1) bertempat di gedung olah raga Perumahan Taman Poris Gaga. Pembagian bantuan sosial tunai dilakukan oleH pihak pis indonesia berlangsung aman dan lancar dengan mengedepankan protocol kesehatan. Tampak dihadiri oleh lurah poris gaga Ito Sucipto S.sos dan sekretaris kelurahan Sugiarto SIP. Serta babin kamtibmas.

Menurut keterangan neni choriyah mengatakan BST dari kemensos diperuntukan untuk warga dimasa pandemi ini sebanyak 1.038 kepala keluarga, namun yang terundang hanya sebanyak 1.021 orang. Selebihnya 17 orang yang terundang tidak diketemukan, terundang penerima PKH (Penerima keluarga Harapan), BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai), serta terundang doble Nama dalam satu Kk,” jelas neni.

Selain itu pihak kelurahan juga tetap mengedepankan prokes dengan menyediakan tempat mencuci tangan, dan handsanitizer. Alhamdulilah masyarakat tetap mengikuti aturan prokes dengan menggunakan masker dan mencuci tangan,” tambah neni. (Din)

Tengku Zulkarnain Sindir Dana Wakaf Untuk Infrastruktur, Tiada Ikan Tiada Udang Kau Temui, Semuanya Sudah Habis Dicuri

(By Net)

Sorotbangsanews.com – Bergulirnya mengenai dana wakaf yang dinilai untuk pembangunan Infrastruktur di Indonesia, dengan kebijakan pemerintah melalui Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani meluncurkan Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU) dan Brand Ekonomi Syariah Tahun 2021.

Meski demikian pro kontra pun menuai kontroversial dikalangan publik, selain itu pula, menurut Mantan Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan MUI Tengku Zulkarnain menuturkan bahwasannya katanya Januari ini Bos perlu dana Rp. 342 Trilyun. Ntar Bulan Maret Jatuh Tempo Bayar Hutang senilai Rp. 300 Trilyun Lagi. Apa Nggak Mau Pecah Kepala Berbie,” sindirnya.

Mengapa Girilan mereka sepertinya mengeluh Aje, Dul. Solusinya Ape, Dul? Itu yang Penting…!” (28/1/21).

Yang sebelumnya Pemerintah melalui menteri keuangan menyebutkan, dengan menargetkan membangun sarana infrastuktur senilai Rp. 597 Milyar yang berasal dari dana wakaf.

Ustadz Tengku Zulkarnain merasa heran dengan adanya hal tersebut, kemudian ia pun membandingkan, Jepang miskin dengan Sumber Daya Alam (SDA). Swiss tidak punya laut. Saudi tidak punya hutan. Eropa tidak punya minyak dan Gas Bumi. Singapore tidak punya sawah ladang. Dan kita Negara Indonesia punya semuanya. Mestinya Negara kita jauh lebih kaya dari mereka semua. Mungkin Negara miskin gara2 Islam Radikal. Hehe…,” kritiknya.

Seperti halnya Lagu Koes plus pun sekarang harus diganti full lirik lagunya kayanya?,,, orang bilang tanah kita tanah surga.., tongkat dan batu jadi tanaman.

Selain itu pula Ustadz Tengku Zulkarnain pun menyindir dengan nada, Sudah diganti sama Mas Yok Koeswoyo kemarin, Bukan lautan hanya kolam lumpur, Kail dan jala sudah banyak yang nganggur. Tiada ikan tiada udang kau temui, Semuanya sudah habis dicuri…Orang bilang tanah kita tanah sorga, tapi sayang salah kelola…,” imbuhnya.

Yang mengganti syairnya mas Yok Sendiri. Anggota Koes Plus yang masih hidup satu satunya. Ada di youtube,” pungkas Ustadz Tengku Zulkarnain. (*)

Dana Wakaf Untuk Infrastruktur, Tengku Zulkarnain: Berani Ngutip Wakaf, Apa Berani Ngutip Jizyah Juga ?

Sorotbangsanews.com – Dengan adanya kebijakan pemerintah mengenai dana wakaf untuk Infrastruktur pro kontra pun bermunculan, pemerintah melalui menteri keuangan Sri Mulyani yang dikabarkan bahwa akan memakai dana wakaf untuk pembangunan Infrastruktur di Indonesia.

Menanggapi hal tersebut Mantan Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan MUI Tengku Zulkarnain memaparkan, uang wakaf itu salah satu bentuk Syariat Islam. Dari umat Islam untuk Umat Islam. Jangan sampai kita terlibat mempengaruhi Umat Islam untuk menukar Syariat Islam, Wakaf menjadi ajaran Lintas Agama. Mengentaskan Kemiskinan Tugas Negara Pakai APBN.
Wakaf Biar Dikelola Umat dan Ormasy OK?,” kritiknya. (28/1/21).

Mungkin masyarakat pun menilai rasanya sangat disayangkan bila hal itu terjadi, menurut informarsi bahwasannya dana APBN disalah gunakan atau di korupsi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, terasa aneh bila dana wakaf ingin dijadikan untuk Infrastruktur.

Dilain sisi, Tengku Zulkarnain menuturkan, Ada yang mengatakan umat Islam wajib bersyukur negara mau mengkelola Wakaf Umat Islam. Ya kita syukuri asal penggunaannya untuk umat Islam.

Perlu disadari bahwa umat Islam adalah mayoritas penyandang kemiskinan di negeri ini. (Berani ngutip Wakaf, apa berani ngutip Jizyah juga?,” pungkas Ustadz Tengku Zulkarnain.

Bangun Infrastuktur Melalui Dana Wakaf, Tengku Zul: Utang Negara Apakah Sudah Habis

Sorotbangsanews.com – Pemerintah melalui menteri keuangan menyebutkan, dengan menargetkan membangun sarana infrastuktur senilai Rp. 597 Milyar yang berasal dari dana wakaf.

Dengan adanya hal tersebut Mantan Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan MUI Tengku Zulkarnain pun mempertanyakan apakah dana APBN sudah bangkrut,” tuturnya.

Selain itu pula Tengku Zulkarnain merasa terkejut mengenai utang negara apakah sudah habis hingga membangun infrastuktur menggunakan dana wakaf,” tulisnya. (27/1/21).

Tak luput dari itu, ia pun menyoroti perihal Bangun Infrastruktur dari Dana Wakaf…?
Apa Dana APBN sudah Bangkrut…?
Dana Hutang 6000 Trilyun sudah Habis…?

“…Coba Kita Bertanya pada Rumput yang Bergoyang…Ho..Ho…Ho…Ho…” sindirnya.

Ia pun menuturkan, dengan Kosa kata yang paling dibenci Radikal, Ektrimis, dan Khilafah. Kosa kata paling disukai dan diintai WAKAF…Tanya kenapa…? Gurih, Dul…,” imbuhnya.

Yang sebelumnya diberitakan media online bahwa menteri keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan total uang wakaf yang telah terkumpul hingga Desember 2020 berjumlah Rp. 328 milyar. Angka ini merupakan akumulasi dari dana umat yang dititipkan pada sejumlah bank penerima dana wakaf.

Selain itu, Menkeu juga menegaskan bahwa Rp. 54 milyar diantaranya adalah alokasi yang berasal dari Cash Wakaf Linked Sukuk (CWLS). Adapun, CWLS sendiri merupakan instrumen baru yang diterbitkan oleh Kementerian Keuangan, di mana imbal hasil yang didapat digunakan untuk membiayai berbagai program sosial.

“Mengingat jumlah dan antusiasme partisipasi masyarakat dalam wakaf, para stakeholder atau pemangku kepentingan akan mengembangkan pengelolaan wakaf, kemudian uang untuk memperkuat Islamic Social Safety Net,” ujarnya Senin, 25 Januari.

Sri Mulyani menambahkan, upaya mendorong sistem syariah untuk lebih berperan dalam perekonomian bertujuan agar semakin tercipta ekosistem syariah secara berkesinambungan. Kemudian, Menkeu juga menuturkan bahwa pesatnya sektor ekonomi dan keuangan syariah, sektor dana sosial syariah yang mencakup zakat, infaq, shodaqoh, dan wakaf juga merupakan bagian yang berpotensi dan strategis untuk dikembangkan.

Natalius Pigai Menilai Negara Memelihara Rasisme, Ketua Relawan Pro Jokowi Seakan Untuk Memukul Setiap Orang Yang Berseberangan

Sorotbangsanews.com – Natalius Pigai mantan Komisioner Komnas HAM menjadi sasaran rasisme, yang sebelumnya Ambroncius Nababan dinilai sudah sangat keterlaluan. Ketua Relawan Pro Jokowi Amin (Projamin).

Dengan adanya hal tersebut Natalius Pigai menanggapi hal tersebut, menurutnya selama pemerintahan jokowi hampir seluruh kejahatan HAM di papua dinilai rasisme, jakarta harus buka keran demokrasi dengan rakyat papua (25/1/21).

Yang semestinya dihapus segala bentuk rasisme, ia menilai negara seakan akan memelihara serta mengelola rasisme untuk alat memukul setiap orang yang berseberangan dengan kekuasaan,” tulisnya.

Lebih lanjut, Natalius Pigai memaparkan, yang menurutnya masyarakat Papua telah menjadi sasaran dari kejahatan rasisme. Sedangkan rasisme telah menjadi kejahatan kolektif negara pada rakyat Papua, bangsa Melanesia,” katanya.

Berawal Ambronicus Nababan dalam suatu unggahannya di media sosial, Ambroncius menyandingkan foto Pigai dengan primata besar. Lalu postingan itu pun mendapat kecaman dari kalangan orang banyak.

Menurut Politikus Hanura tersebut, ia menghina Pigai karena tidak senang Eks Komisioner Komnas HAM tersebut mempertanyakan keamanan vaksin Covid-19 yang akan diberikan kepada masyarakat oleh pemerintah.

Kemudian dalam klarifikasinya, ia menerangkan, tidak ada bermaksud apa apa atau menghina orang orang papua apalagi dengan berbau rasis.

Parahnya, meski sudah memberikan penjelasan, dalam klarifikasinya itu, dia menegaskan, tindakan yang ia lakukan ditujukan kepada Pigai, bukan terhadap orang-orang Papua.

Hal tersebut agar kiranya bisa dipahami, hinaan itu memang secara sadar dilakukannya kepada Pigai, dan tidak ada penyesalan atas tindakan tersebut.

Mungkin hal tersebut bisa berbahaya kalau hal ini dimaklumi, Indonesia merupakan negara berbagai suku budaya dan lainnya. Sebuah kata rasisme mungkin bisa menimbulkan perpecahan sebuah bangsa dan negara, yang semestinya harus menjaga persatuan demi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bukan sebaliknya menghujat satu dengan lainnya.

Dalam hal ini hendaknya calon kapolri terpilih Komjen Listyo Sigit agar kiranya segera bertindak cepat demi keutuhan berbangsa dan bernegara, hukum jangan tajam kebawah tumpul ke atas.

Gokil..! Mesum di Halte Ditonton Orang Cuek Aja

Sorotbangsanews.com – beredar sebuah video mesum membuat publik heboh, bertepat di sebuah halte bus SMKN 34 di Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, kini menjadi perbincangan publik.

Dalam video nampak kedua sejoli nekad melakukan perbuatan tidak terpuji dimuka umum, hingga akhirnya viral di jagad maya. (26/1/21).

Video amatir yang terekam saat kedua sejoli melakukan adegan mesum, diunggah inisial R, nampak direkam oleh warga yang melintas menggunakan sepeda motor dan lainnya, warga pun sempat berteriak pak di hotel saja pak, jangan disitu,” teriak dalam rekaman video tersebut. kemudian warga pun menegur pasangan mesum tersebut.

Dengan adanya perbuatan asusila tersebut polisi pun turun tangan hingga akhirnya menangkap salah satu dua sejoli yang membuat heboh di muka umum.

Sidang Kasus Tanah Laporan Rancuh, Terdakwa Bisa Bebas

Tangerang – Sorotbangsanews.com – Kepala desa Babakan almarhum marzuki di laporkan memalsukan atau merubah dari girik C 62 menjadi 71. lalu Ocin sebagai sekel menandatangani C 71. Darmo PLT menandatangani surat C 71,” ujar saksi pelapor cahyono di hadapan Majelis Hakim Arif Budi Cahyono SH. MH. (25/1/21).

Saksi mengatakan, Sandon sudah meninggal pernah menjabat kepala Desa babakan. Kemudian Saksi Cahyono dalam persidangan mulai kebingungan setelah di cecar tanda tangan Sandon sama tanda tangan Darmo di leter C 71.

Yang di jual belikan ke Budi Utomo saksi jawab tidak tahu. C 71 tidak terdaftar di buku desa yang di jual C 62 lalu di jual ke gepeng,” lanjut saksi mengebu gebu.

Penguasaan pisik C 52 A, saksi tanah ahli waris Riyan gepeng. Tanah Riyan gepeng ada 10 bidang. Majelis hakim Arif menanyakan Putusan perdata menyatakan tanah milik Riyan gepeng.

Putusan pengadilan negeri di tolak. dengan dalil Objek sengketa tanah perdata yang di jadikan perkara pidana ini, saksi Cahyono ini masih tidak mau mengerti.

Cahyono dapat kuasa dari Riyan gepeng” tujuan membantu keluarga almarhum Riyan gepeng” Saksi sudah di laporkan kuasa hukum terdakwa Karena pernah menguasai buku leter C,” lanjut kuasa hukum terdakwa.

Masih menurut saksi Cahyono tentang sekel kelurahan Leter C di serahkan oleh sandon. sedangkan sandon sudah meninggal, saya tidak tahu jawab saksi.

Terdakwa Darmo menanggapi terbawa emosi, yang menguasai tanah saat ini entong kukuh setelah di nasehati kuasa hukumnya Darmo akhirnya mengerti.

Disisi lain, Terdakwa Uci membantah keterangan cahyono. Kalau tanah C 71 milik Marzuki orang tua uci.10 persil tanah sudah di jual semua oleh almarhum bapak saya Marzuki,” jawab Uci menanggapi saksi

Kami hakim tidak akan memanipulasi keterangan saudara,” papar mejelis hakim agak sewot Karena saksi masih ngotot.

hakim Arif Budi Cahyono SH MH. Menurut saksi luas tanah 13 ribu meter persegi di persil 52, C 62 menjadi C 71 milik Riyan gepeng.

Kemudian Saksi Rahman mengaku sebagai ahli waris tanah yang di permasalahkan. Saya memberi kuasa sama pak Cahyono. Dia datang ke rumah saya mau membantu masalah penjualan tanah dari almarhum kakek saya,” kata Rahman menjawab pertanyaan jaksa Desi Novita SH sebagai jaksa Tangerang Selatan.

Seperti saksi Cahyono. Saksi Rahman ini juga plin plan terlihat berbelit Belit. Tidak jujur di ruang sidang. Majelis hakim menanyakan masalah hasil gugatan perdatanya saksi menjawab tidak tahu. Ketika di bacakan hasil putusan pengadilan negeri menolak. banding pengadilan Tinggi menolak, kasasi Mahkamah Agung menolak saksi baru bilang tahu.

Dilain itu pula, Kuasa hukum terdakwa mencecar laporan terdakwa. Apakah saudara juga sudah di periksa sebagai terlapor. Saksi jawab tidak tahu. Kuasa hukum terdakwa melaporkan saksi Cahyono dan Rahman ke Polisi. Akhirnya Majelis hakim menunda sidang pekan depan. (play)

Kasus Korupsi Bansos Puan Maharani Ikut Terlibat, Benny K Harman: Jangan Main Cilukba

Sorotbangsanews.com – Buntut Bantuan Sosial (Bansos) untuk Covid-19 yang dimotori Juliari batubara tentunya telah melukai hati masyarakat Indonesia.

Kini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan menelusuri setiap aliran dana dari kasus suap pengadaan dana Bantuan Sosial (Bansos) yang menjerat mantan Menteri Sosial yang juga Politisi PDI Perjuangan Juliari Peter Batubara.

Dikutip dari Gelora.co yang menurutnya, termasuk informasi soal adanya keterlibatan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani dalam kasus tersebut.

Namun Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny K Harman justru pesimis dengan nyali lembaga anti rasuah itu untuk menangkap ‘ikan kakap besar’. Kalimat satir itu ia kemukakan di akun Twitter pribadinya @BennyHarmanID, Rabu

“KPK akan mendalami atas keterlibatan Puan Maharani di Kasus Korupsi dana Bansos. KPK berani? Tangkap ikan “kakap besar” di laut dangkal saja ndak bernyali, apalagi di laut dalam,” sindir Benny pesimis.

Ia kemudian menyarankan KPK bekerja senyap dan tidak mengumbar harapan semu ke publik yang nantinya hanya sebatas janji palsu belaka.

Baiknya KPK bekerja dalam diam, jangan obral harapan. Dan jangan doyan main cilukba! Liberte!” seru Anggota DPR RI itu.

Sementara itu, Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menegaskan segala informasi dari media dan masyarakat tentu akan dikonfirmasi kepada para saksi-saksi yang akan diperiksa oleh tim penyidik KPK.

Juliari diduga pernah menyerahkan uang miliaran rupiah kepada salah satu orang dekat Puan Maharani di Jawa Tengah pada November lalu.

“Apakah kemudian ada aliran dana ke parpol tertentu yang dia misalnya ada di situ misalnya, ini kan nanti digali lebih lanjut dalam pemeriksaan saksi-saksi,” kata Ali.

Sebagai informasi, dalam perkara ini, KPK telah menetapkan lima orang sebagai tersangka, kemudian tersangka penerima suap diantaranya eks Juliari Peter Batubara selaku Menteri Sosial (Mensos); Matheus Joko Santoso (MJS) dan Adi Wahyono (AW) selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) di Kemensos. Selain itu sebagai pemberi suap KPK menetapkan, Aardian I M (AIM), dan Harry Sidabuke (HS) selaku pihak swasta.

Selain itu juga KPK menduga, Juliari menerima fee sebesar Rp. 17 miliar dari dua periode paket sembako program Bantuan Sosial (Bansos) guna penanganan Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek. (*)

Referensi : Puan Maharani Terseret Korupsi Bansos, Benny K Harman: KPK Berani? – https://www.gelora.co/2021/01/puan-maharani-terseret-korupsi-bansos.html

Natalius Pigai Jadi Korban Rasisme, Warga Papua Geram Hingga Menyatakan Sikap

Sorotbangsanews .com – Ambroncius Nababan dinilai sudah sangat keterlaluan. Ketua Relawan Pro Jokowi Amin (Projamin), tersebut menghina aktivis Papua, Natalius Pigai secara rasial.

Yang dulu ternyata diduga pernah minta dukungan, doa dan restu warga Papua tetapi mengapa ia menghinanya, dengan mengatakan mohon maaf yang sebesar besarnya Vaksin sinovac itu dibuat untuk manusia bukan untuk gorilla apalagi kadal gurun. Karena menurut UU Gorilla dan kadal gurun tidak perlu di vaksin. Paham ?,” cetusnya.

Kemudian warga papua pun merasa kecewa, menurutnya, Sejak saya lahir sampai dewasa sekarang ini, baru di era Jokowi saya sering temukan orang Batak pendukung jokowi yang rasis seperti ini terhadap orang Papua.

kaesang p, belum terlambat untuk kamu ingatkan bapak kamu agar dirinya bisa kontrol pendukungnya fanatisme seperti ini,” papar akun twitter @albertsamuel28. (24/1/21).

Lalu diredam agar kiranya Mohon agar teman-teman yang orang Batak tidak ikut tersinggung, yah. Terima kasih.

Saya Batak, dan saya malu lihat postingan seperti itu. sebagai Batak seharusnya menjunjung tinggi rasa menghormati dan mengasihi sesama karena itu nilai yang diajarkan oleh leluhur kami. Saya malu melihat kelakuannya yang tidak sopan. Mohon maaf jika perbuatannya menyinggung rakyat Papua,” ujar @txtdarikacang.

Komentar pun terlontarkan, Orang-orang seperti itu sejatinya sampah peradaban. Tidak, bro ini sudah kesekian kalinya. Baru kemarin Denny siregar kemudian permadi arya atau yang lebih akrabnya abu janda Jadi itulah fakta yang saya terima. Terima kasih,” sambung @yonowlah.

Orang Syiah, Liberal, Komunis dan Antek2 Yahudi emang DNA nya hidup hanya Untuk Mengadu Domba Umat Islam, Menghujat Ustadz/Ulama dan Para Habaib, Memutar balikkan Fakta.

Mereka mendukung Tokoh/Ustadz yang Munafik dan Berfahaman Sekuler dan Kafir untuk menjadi basis kekuatannya,” sambung @Persadjiwa1.

Saya orang batak, lahir dan besar di sumut. Saya aja ngeliat postingan seperti itu malu sekali. Biasanya orang batak itu berani karena benar. Bukan berani karena kepentingan,” lanjutnya.

Kenapa ya, pendukung pemerintah yang sering menghujat di media sosial, begitu sudah lega, kesampaian hajatnya, selalu menghilang. Kalaupun akunnya masih aktif, juga tidak merespon serangan balik yang mereka terima.

Disisi lain, Ia, Prof. Yusuf L. Henuk, kami memang bodoh makanya kami berpikir untuk tidak mau mengulangi peristiwa yang sama di Tahun 2019 lalu setelah anda merendahkan harkat dan martabat kami seperti ini.

Orang macam anda juga tidak pantas di penjara karena anda cocok dijadikan komisaris oleh jokowi.

Semoga saudara saudaraku dari Papua melaporkan Prof. Yusuf Henuk, karena dia telah menghina Masyarakat Papua. Gelar prof. Itu belum tentu dia orang cerdik. Tergantung pada tesis yang dia kuasai.

Kayak begini lambat untuk di tangkap, tetapi jika ini cuitan aktivis Papua gak sampai 24 jam udah ditangkap sebagai saksi, dan besoknya di jadikan tersangka,” kritik warganet.

Saya ucapkan terima kasih buat kawan-kawan yang respon dengan mention Polri untuk menindak Ambroncius. Tapi, saya cuma mau bilang ke kawan-kawan untuk refleksi lagi ke Surabaya 2019, kalau para pelaku rasis itu tidak akan pernah ditangkap dan diadili kalau tidak ada reaksi di Papua. Jadi memang resiko menjadi warga negara Indonesia yang minoritas adalah siap mendapat perlakuan diskriminasi rasial. Kalaupun ingin mendapat perlakuan yang adil, harus ada reaksi yang menimbulkan kerugian. Itulah salah satu susahnya hidup di negara Indonesia,” pungkas @albertsamuel28.

Jaringan Sabu Sabu 200 Kilo Gram Medan ke Jakarta di Sidangkan

Tangerang - Sorotbangsanews.com - Masih ingat warga taman Cibodas di hebohkan gudang jagung menyimpan sabu sabu 200 kilo gram. Hari ini Rabu 27 Januari...

Masyarakat Kelurahan Poris Gaga Dapat Bantuan BST

Tangerang - Sorotbangsanews.com -Sebanyak 1.021 Warga masyarakat yang bertempat tinggal dikelurahan poris gaga kecamatan batu ceper mendapat bantuan BST (Bantuan Sosial Tunai) sebesar Rp....

Tengku Zulkarnain Sindir Dana Wakaf Untuk Infrastruktur, Tiada Ikan Tiada Udang...

(By Net) Sorotbangsanews.com - Bergulirnya mengenai dana wakaf yang dinilai untuk pembangunan Infrastruktur di Indonesia, dengan kebijakan pemerintah melalui Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani meluncurkan...

Dana Wakaf Untuk Infrastruktur, Tengku Zulkarnain: Berani Ngutip Wakaf, Apa Berani...

Sorotbangsanews.com - Dengan adanya kebijakan pemerintah mengenai dana wakaf untuk Infrastruktur pro kontra pun bermunculan, pemerintah melalui menteri keuangan Sri Mulyani yang dikabarkan bahwa...

Bangun Infrastuktur Melalui Dana Wakaf, Tengku Zul: Utang Negara Apakah Sudah...

Sorotbangsanews.com - Pemerintah melalui menteri keuangan menyebutkan, dengan menargetkan membangun sarana infrastuktur senilai Rp. 597 Milyar yang berasal dari dana wakaf. Dengan adanya hal...