Wih..! Utang Indonesia Bertambah Rp. 1.226 Triliun

(By/Instagram)

Jakarta – Sorotbangsanews.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani mengakui, utang Indonesia kian meningkat dampak pandemi Covid-19. Tercatat, pada APBN 2020, pembiayaan utang sepanjang 2020 mencapai Rp. 1.226,8 triliun.

Kenaikan utang ini untuk APBN 2020 yang terus dipacu untuk bekerja keras dalam rangka menekan dampak dari Covid-19.

“Dan ini meningkatkan utang neto Indonesia sebesar Rp1.226,8 triliun,” ujar Sri Mulyani dalam video virtual, Selasa (4/5/2021).

Utang ini tumbuh 180,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp437,5 triliun.

Kata dia, kenaikan utang perlu diwaspadai lantaran saat ini terjadi kenaikan suku bunga global. “Terutama dengan tren kenaikan suku bunga global yang akan timbulkan dampak pada seluruh dunia,” katanya

Menurutnya, pemerintah akan berupaya mengambil kebijakan pembiayaan yang inovatif melalui pendalaman pasar guna mengurangi risiko kenaikan pembiayaan utang.

Pasalnya, tahun ini APBN masih akan bekerja keras untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi, sehingga APBN diprediksi masih mengalami defisit sebesar 5,7% dari PDB.

“Inilah yang harus menjadi tantangan ke depan 2022 di mana kita perlu untuk mengakselerasi pemerintah ekonomi dan sekaligus memulihkan kembali kesehatan APBN yang sudah bekerja sangat keras dalam 2 tahun berturut-turut menghadapi pandemi ini,” tandasnya. (Okezone)