Heboh…! Tahanan Polres Masukan Sabu di Hukum Hanya 16 Bulan

Tangerang – Sorotbangsanews.com – Heboh sidang narkotika memakan waktu sampai 11 bulan. Diduga Terdakwa Kadapi Setiawan (29) tahun warga jalan kampung pengiriman Desa Kuta bumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang bersama Rahmat handaki, Suryadi dan Eko Aji Nugroho di sidang terpisah. (2/10)

Terdakwa diamankan oleh unit Reskrim pada tanggal 8 November 2019 di kamar 8 sat tahti polres Metro Tangerang Kota.

Disinyalir Yerisha Manurung SH. anggota polisi yang sedang menjalani putusan sidang tipiring diberikan sabu sabu oleh Eko aji nugroho yang ditahan di kamar 8. Karena itu narkoba Yerisha Manurung oknum anggota polisi ini mengembalikan sabu sabu tersebut ke Eko.

Keributan antara Eko dan Suryadi akhirnya didapatkan sabu sabu. Dalam persidangan Eko aji Nugraha sudah divonis sebelum hari raya tahun 2020. Sedangkan perkara Suryadi, Kadapi Setiawan dan Rahmat handiki perkaranya baru diputus hakim pengadilan negeri Tangerang pada tanggal 30 September 2020.

Terdakwa di tuntut oleh jaksa penuntut umum Adib Fachri Dilli SH. selama 18 bulan. Majelis hakim memutus ke 3 terdakwa selama 16 bulan penjara. Lamanya perkara terdakwa yang menjadi pertanyaan awak media yang memantau perkara tahanan Lalu lantas yang bisa memasukan narkotika ke dalam penjagaan polres metro Tangerang Kota.

Kuasa hukum terdakwa Mulyadi SH dan Benny SH dalam pembelaan hanya meminta keringanan. Terdakwa mengakui perbuatanya,” ujar Benny SH. Saya hanya meminta keringanan Karena para terdakwa sudah jujur dan tidak berbelit Belit.

Terdakwa di jerat pasal 114, 112 dan 127. JPU membuktikan pasal 127 Karena para terdakwa sebagai pemakai. Mereka ini dalam tahanan polisi dalam perkara laka lantas. Sedangkan tersangka Eko aji Nugroho minta ke Suryadi supaya bisa membelikan narkotika.

Suryadi memperkenalkan istrinya ke Eko. Setelah diberi no hpnya istri Suryadi kemudian ditutupi narkoba orang lain supaya di kasih ke Eko dalam tahanan polisi. Narkotika 1 Zei di masukan dalam nasi di bagi 4 paket,” papar Mulyadi.

Sabu sabu tersebut dimasukan ke dalam selipan merk botol plastik kemasan. Eko tidak terima sabu sabu. miliknya di bagi 4 oleh Suryadi. Jadi timbulah. keributan di dalam tahanan laka lantas polres.

Majelis Hakim Sucipto SH. mengatakan. Ini perkara murni dan tidak ada apa apanya. Silahkan ke jaksanya,” pungkas Sucipto ke awak media sambil meninggalkan wartawan yang menunggunya di depan kantor Pengadilan. (Or)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here