Melawan Saat Akan Diamankan, Terduga Pelaku 365 Kakinya Didor

Tangerang – Sorotbangsanews.com – Karena berusaha melawan saat akan diamankan Polsek Mauk. Satu orang resedivis dari tiga terduga pelaku pasal 365 (Pencurian dengan kekerasan) inisial AA kaki kirinya didor polisi, agar tidak melarikan diri.

Ketiga terduga pelaku yang ditangkap Polsek Mauk melakukan kejahatan yang berbeda di wilayah Tangerang. Satu dari tiga terduga pelaku kasus pencurian motor yang disertai kekerasan, sedangkan yang satu pencurian hp, dengan yang sama.

“Terduga pelaku AA ini pernah diamankan tahun 2012 kasus narkoba, dan divonis 4 tahun penjara, bulan Desember AA bebas dan sampai Agustus sudah 9 kali lakukan curanmor,” ungkap Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi di Mapolsek Mauk, Rabu (5/8/20).

Ade menyebut terduga pelaku melakukan aksinya dengan modus menuduh korban seolah-olah korban merusak kendaraan milik sodaranya, dan terduga pelaku mengajak korban-korbannya kelokasi yang dalam keadaan tidak ada orang, lalu terduga pelaku beraksi membawa kabur kendaraan orang lain.

“Si AA ini kadang bawa motor kadang jalan kaki, ketika dia temuin korban anak dibawah umur, lalu AA ini berhentikan korban, kemudian AA pura-pura nuduh korban nabrak motor adiknya, dan AA ngajak korban pergi, dan sampai tempat sepi AA ambil motor korban,” ujarnya.

Sementara itu di lokasi yang sama Kapolsek Mauk, AKP Kresna Ajie Perkasa menjelaskan terkait kasus pencurian handphone dengan kekerasan, yang korbannya notabene anak baru gede, dengan cara mengancam korban akan dipukul dengan benda keras, lalu para terduga pelaku mengambil barang milik korban.

“Saya akan paparkan kejadian pencurian hp dijalan Raya Sasak, yang korbannya anak gadis dibawah umur, yang berboncengan sambil pegang hp, lalu ketemu dengan terduga pelaku lihat korban pegang hp, modusnya sama dengan curanmor, lalu ancam korban akan dipukul pakai kayu, dan hp milik korban dibawa kabur ” ujarnya.

Lebih lanjut Kresna menceritakan saat terduga pelaku melakukan aksinya dan diamankan masyarakat. Meski satu orang inisial S dari dua terduga pelaku melarikan diri, namun polisi berhasil menangkap S dan saat ini kedua terduga pelaku sudah berada di Mapolsek Mauk, guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Begitu hp miliknya diambil, korban berteriak minta tolong, lalu warga langsung berdatangan pegang terduga pelaku DD, sedangkan S kabur ketengah sawah, setelah ada warga yang lapor, kamipun cari DD dibantu warga Sasak, alhamdulillah keduanya berhasil kita amankan,” tukasnya.

Para terduga pelaku sudah masuk kedalam penjara, dan akan dikenakan pasal 365 ayat 2 butir 1 dan 2 kuhp, dengan ancaman kurungan penjara paling lama 9 sampai dengan 12 tahun. (igor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here