Beranda Hukum Money Politik Paslon No Urut 3 Pilkada Tangsel dituntut 3 Tahun Penjara dengan Denda 200 Juta

Money Politik Paslon No Urut 3 Pilkada Tangsel dituntut 3 Tahun Penjara dengan Denda 200 Juta

0
Money Politik Paslon No Urut 3 Pilkada Tangsel dituntut 3 Tahun Penjara dengan Denda 200 Juta

Tangerang – Sorotbangsanews.com – Muhamad Wily Prakosa 52 tahun warga cilengggang RT 05/02 duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Kota Tangerang. Terdakwa di seret jaksa penuntut umum primayuda Yutama SH dengan pasal 187 undang undang No. 10 tahun 2014 dan perubahanya. Jaksa penuntut umum menuntut terdakwa selama 3 tahun denda 200 juta bila tidak mampu membayar mengganti kurungan selama 3 bulan.

Majelis Hakim wendra Rais SH. MH menanyakan ke terdakwa M Wily Prakosa “Kamu dituntut jaksa selama 3 tahun. sudah mengerti tanya majelis hakim. Kamu konsultasi dulu sama pengacaramu. (25/11)

Uraian dalam tuntutan JPU primayuda yutama SH saksi fakta yang melihat langsung terdakwa membagi bagi uang di lokasi lapangan sepak bola macek ciater Serpong Tangerang Selatan.

Muhamad Bily Prakasa pada tanggal 26 bulan September 2020 dilapangan bola rawa macek ciater Serpong dengan sengaja melawan hukum menjanjikan memberikan materai untuk mempengaruhi calon tertentu. Supaya mengikuti kemauannya memilih calon walikota Tangerang Selatan No. urut 3 Benyamin dafni dan wakilnya.

Terdakwa sebagai ketua LSM jaringan aktivis reformasi Tangerang telah mengumpulkan anggotanya, LSM dan warga masyarakat yang ada dilapangan Macek ciater Serpong.

Terdakwa menemui warga yang sedang main bola. Selesai warga main bola terdakwa memasuki lapangan sambil berbicara memakai spiker toa memberikan masker dan uang 400 Ribu rupiah. Uang 300 ribu ke ibu ibu. Juga membagikan uang 450 ribu untuk membeli minuman.

Kita sekarang memilih No. 3 supaya ada perubahan,” ujar terdakwa lewat toa yang di bawanya di hadapan warga masyarakat ciater. Sekarang kita memilih No. 3 benyamin dafni dan wakilnya,” papar jaksa penuntut umur. Dalam uraian tuntutan.

Terdakwa membagi bagikan uang ke warga mendeleklarikan diri untuk memilih No 3. Telah melanggar Pasal 187, ayat undang undang No. 10 tahun 2014 tentang pemilihan walikota dan gubernur sudah terpenuhi unsurnya.

Yang meringankan terdakwa sopan dalam persidangan dan tidak berbelit Belit. Yang memberatkan terdakwa membagi bagikan uang di kampanye pilkada Tangerang Selatan, lapangan Macek ciater Serpong. Warga yang datang di pengaruhi agar memilih calon walikota nomor urut 3 Benyamin dan wakilnya pilar saga. (Ply/Zoe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here