Beranda Hukum Tuntutan Anak Wakil Walikota di Tunda Lagi Yang ke 3 Kalinya Oleh Majelis Hakim

Tuntutan Anak Wakil Walikota di Tunda Lagi Yang ke 3 Kalinya Oleh Majelis Hakim

0
Tuntutan Anak Wakil Walikota di Tunda Lagi Yang ke 3 Kalinya Oleh Majelis Hakim

Tangerang – Sorotbangsanews.com – Sidang Akmal Soheirudi Jamil dan teman temanya di tunda oleh jaksa penuntut umum Gojali yang ke 3 kalinya. Senin 4 Januari 2021.

Menurut JPU Gojali di hadapan majelis Hakim R Suryo aji SH. MH. Tuntutan belum selesai Masih dalam penyusunan.

Mendengar jaksa belum siap tuntutan majelis hakim Suryo menunda sidang, Memberikan waktu kembali untuk jaksa menyusun tuntutannya.

Kuasa hukum terdakwa ketika di tanya penundaan yang ke 3 kalinya jawabnya no comment, itu kewenangan jaksa,” paparnya sambil keluar gedung pengadilan.

Kajari Kota Tangerang pun tidak mau di temui awak media. Ketika di SMS atau layanan pesan singkat bahwasannya ingin bertemu Kajari, lalu menjawab masih di luar. Tanya sama kasi Pidum Dapot atau kasi Intel.

Ketika awak media sedang menuju kejaksaan Kajari I Dewa Gede wirajana SH. MH keluar dari kantor kejaksaan menggunakan mobil dinas Toyota Fortuner warna hitam.

Kasi Pidum Dapot masih menerima tamu awak media. Bahkan Kasi Pidum pun seperti biasa, anti di temui oleh awak media yang biasa meliput di Kejaksaan dan pengadilan.

Terdakwa Akmal Sohaeirudin Jamil di tangkap oleh polisi sekitar pukul 15:00 Wib di jalan taman bunga V Cipondoh tanggal 6 hari Sabtu Juni 2020 berkat pelacakan dari hanphone Dede yang tertangkap lebih dulu.

Saksi polisi Riskiyonto anggota satnarkotika PMJ yang menangkap para terdakwa Dede, Akmal, saryfudin dan M tofik.

Akmal di tangkap berdasarkan Chat whatsaap dan bukti transfer uang di hanphone ke terdakwa Dede. Terdakwa anak wakil walikota ini mentransfer uang Rp. 800.000.00 (Delapan Ratus Ribu Rupiah) untuk membeli sabu sabu 1 dji seharga 1,6 patungan bersama Dede, Syarifudin dan M Taufik.

Barang bukti yang di amankan sabu sabu seberat 0,51 gram dan di atas kasur 0,31 gram berikut ganja 7,3 gram. Banyaknya barang bukti inilah jaksa penuntut umum terlihat bingung mau menuntut terdakwa anak wakil walikota ini.

Ke 4 terdakwa Akmal Sohaeirudin Jamil, Dede, Syarifudin dan Taufik perkaranya di pisah jadi 4 berkas. Sedangkan terdakwa Dede belum memakai sabu sabu dan ganja yang sudah di belinya.

Dari 4 terdakwa di sidangkan 3 jaksa penuntut umum. Yakni, Gojali SH, Adib SH dan Neisa Sabrina SH, Salah satu jaksa anaknya no 1 di Banten. Sedangkan salah satu terdakwanya anak orang no 2 di Kota Tangerang.

Terdakwa di jerat pasal 114, 112, 111 dan 127. Beranikah kasi Pidum Dapot menuntut Akmal sahaeirudin Jamil anak wakil walikota di pasal 127. Terdakwa Akmal belum Sama sekali memakai sabu sabu dan ganja tersebut.

Akmal Cs di sidangkan oleh Jaksa penuntut umum Gojali, Adib dan Neisa Sabrina pada tanggal 26 Oktober 2020. Sampai Januari 2021, perkara ini masih molor di tangan Kejaksaan.

Pasal 114 undang undang no 35 tahun 2009 tentang narkotika unsur inilah yang bisa memenuhi tuntutan jaksa maupun putusan hakim,” ujar pakar hukum pidana Badriyansah SH. MH.

Kalau jaksa kejaksaan mau mainkan perkara ini seharusnya jangan masukan penuntut umum anak no 1 Banten. Disinilah buah simalakama. Jaksa mau bantu anaknya wakil walikota. Tetapi team penuntut umum ada anak no. 1 Banten. Inilah yang membuat blunder penuntut umum,” pungkas pakar hukum pidana ini yang membuat di tundanya tuntutan sampai 3 kali. (Sep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here