Beranda Kesehatan Claster Baru Penyebaran Covid-19 di Pengadilan Negeri Tangerang

Claster Baru Penyebaran Covid-19 di Pengadilan Negeri Tangerang

0
Claster Baru Penyebaran Covid-19 di Pengadilan Negeri Tangerang

Tangerang – Sorotbangsanews.com – Humas pengadilan Negeri Tangerang Arif Budi Cahyono SH. MH membenarkan bahwa 6 pegawainya positif Covid-19 setelah di adakan tes swab.

Betul seperti yang ada di berita,” ujar humas lewat wichatnya. Tes swab dilakukan pada hari Senin tanggal 4 Januari berbarengan masuk pertama di tahun 2021.

Tes swab sendiri di lakukan tepat digedung sebelah kiri yang sedang di rehab, ruang sidang lantai satu di jadikan tempat ambil Sempel swab oleh dokter yang di datangkan dari Kudus.

Hari itu juga infonya 2 orang positif pegawai honor laki laki 1 orang perempuan satu orang. Pada hari Selasa 5 Januari infonya menambah 4 orang. Jadi saat ini sudah 6 orang,” papar salah satu pegawai yang tidak ingin di sebut namanya.

Kamu tulis nama saya besok saya di pecat,” tutur pegawai tersebut sambil pamitan. Terlihat di pintu masuk gedung pengadilan walaupun antri foto suhu tubuh. Tetapi di dalam gedung penumpukan pengunjung sidang.

Tidak ada jaga jarak bahkan ngobrol bebas saling salaman satu dengan yang lain akan menimbulkan claster penularan yang baru.

Walapun pengadilan menyediakan Sanitaizer, di beberapa titik. Tetapi kosong tidak ada isinya. Doktor Dwiseno Wijanarko SH MH mengatakan, Pengadilan kurang ruang tunggu, kami mau sidang jadi berebut saling duluan. Tempat duduk hanya terisi 5 orang, itu pun sudah dempetan. Kami berdiri nunggu yang lagi sidang di dalam selesai,” kata profesor Dwi Seno.

Harusnya pengadilan antisipasi pengunjung yang mau sidang, kami menunggu dari jam 8 pagi belum ada panggilan. Jadi berebut siapa yang duluan,” lanjutnya.

Pemandangan seperti ini bisa terlihat tiap hari. Kalau pengadilan Negeri Tangerang menjadi claster penyebaran covid-19 tidak bisa di bantah.

Pesan Pince Hariman SH ,M,KN yang mau sidang perdata” teman teman pengacara sekiranya jangan ngobrol bergerombol. Saya tahu mereka sehat semua. Tetapi yang paling berbahaya musuh yang tidak terlihat.

Kalau bukan kita sendiri yang memutus penyebaran covid-19 ini, siapalagi” pemerintah sudah bosen menghimbau jaga kesehatan cuci tangan setiap 20 menit sekali.

Gunakan masker dan selalu sedia Sanitaizer untuk membersihkan tangan. Pengadilan juga seharusnya ikut membantu memutuskan mata rantai penyebaran Virus Corona tersebut,” pungkas Uda Pince. (Ply)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here