Said Didu Sebut Lima Pengelompokan Tugas Buzzerp

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu menyampaikan mengenai lima hal kelompok pendengung atau yang disebut dengan buzzerRP.

Buzzer merupakan orang yang memiliki pengaruh tertentu untuk menyatakan suatu kepentingan. Buzzer dapat bergerak dengan sendirinya guna menyuarakan sesuatu, atau bisa jadi ada sebuah agenda yang dinilai telah disetting.

Dalam menyuarakan suatu kepentingan ini dapat dilakukan secara langsung dengan identitas pribadi atau dengan memakai akun anonim, mungkin terkadang akun bot yang diduga untuk menyuarakan sesuatu yang diinginkan di media sosial.

Selain itu pula dalam pengaplikasiannya, disinyalir bot tidak mempunyai nomor telepon dan digunakan oleh computer. Selain itu, bot hanya bisa merespon perintah sesuai dengan parameter yang telah ditentukan oleh admin bot itu sendiri.

Mereka diindikasikan mengunakan buzzer di sosial media atau medsos, jika mentelaah sepertinya hampir semua lini dikuasai, termasuk dikanal youtube.

Menurut Said Didu melalui akun twitter-nya (14/1/22) ia menyebutkan setelah mengamati, terdapat 5 pengelompokan tugas buzzerp seperti diantaranya:

1. tim hore : salah atau benar harus dukung

2. pemaki : memaki siapapun yang tidak mau menjilat

3. pelapor : melaporkan yang berseberangan.

4. islamphobia : menjelek2an islam

5. ideologis : memperjuangkan ideologi tertentu.