Germo di Mauk Angkutin Sampah Liar Tiap Hari

Tangerang – Sorotbangsanews.com – Penumpukan sampah liar di Pantura sangat meresahkan pengguna jalan. Hampir tiap sudut sampah liar menumpuk bercampur air hujan.

Dalam pantauan awak media sampah bececeran dari jalan gang sampai TPA jati Mauk. Bahkan sampah medis menghiasi jalan berserakan. Bukan hanya masker bekas. Jarum suntik pun tergeletak di jalan. (10/2/21).

Menurut informasi yang tidak mau di sebut namanya. Tiap malam mobil dam truk masuk sini membawa sampah dari luar. Damtruk masuknya lewat jam 12 malam.

Wahyu Abiyoso pengawas UPTD 8 mauk ketika di temui sedang bersihkan sampah di pinggir jalan dekat kali cirarap” tiap hari bisa mengangkut 4 sampai 8 gerobak motor,” ujar
Wahyu abiyoto,

Kami membersihkan sampah liar ini tiap hari,” papar Wahyu, kami di bantu 3 orang, seperti penyapu 2 orang yang bawa Germo (gerobak motor) Penangannya sudah lancar. Kendalanya sampah liar masih banyak,” ulas Wahyu.

Sampah disini bertepat di depan SMPN 3 Rajeg satu minggu sekali kami angkut 2 grobak motor. Belum yang di depan itu bisa terangkut 6 sampai 8 germo,” sambung Wahyu.

Penangananya harus optimal di bersihkan tiap hari. Sampah liar di wilayah 8 sangat banyak dan harus ekstra. Untuk hari ini kami sedang membersihkan sampah liar Rajeg kususnya di depan SMPN 3 Rajeg.

Nanti akan kami angkut semua sampah yang ada disini,” kata Wahyu.

Kebanyakan yang buang sampah liar disinyalir orang yang belum memiliki sampah. Juga yang belum di kelola sampahnya. Banyakan orang kampung atau pribumi. Kalau perumahan sampahnya sudah di kelola dan rutin di ambil satu minggu dua kali.

Sekarang sudah kami bersihkan, besok sudah numpuk lagi. Seharusnya Desa juga ikut membantu menangani sampah. Sudah dikasih himbauan masih saja banyak yang buang sampah.

Ilham sopir germo “tiap hari saya angkut sampah ke TPA, kami membersihkan sampah liar ini tiap hari berpindah pindah. Karena sampah liar ini cukup banyak, bukan lagi puluhan tempat,” lanjut Ilham.

Saya berharap peran masyarakat supaya mau buang sampahnya di tempat yang sudah disediakan, memang tempat sampah di Rayon 8 mauk, Sukadiri, Rajeg kemiri ini sangat banyak sekali. Harapan saya masyarakat punya budaya malu untuk membuang sampah di jalan. (Play)