Pabrik Gorden Terbakar Yang ke Dua Kalinya

Tangerang – Sorotbangsanews.com – Jago merah melalap pabrik gorden di rawa kucing. Jalan Surya Darma Neglasari Kota Tangerang. Informasi yang di dapat api berawal dari las listrik menyambar drum berisi tener. Kebakaran pabrik gorden ini yang ke dua kalinya di tahun 2020.

Tata karyawan pabrik pembuatan gorden dan aksesorirsnya. Menuturkan, Saya lagi kerja ada di atas lantai 2 tiba tiba api membesar. Katanya dari tangki tener. Kebakaran pukul 3:30 Wib,” ujar tata. Kami pada lari saling tubrukan. Sampai alas kaki pada lepas di dalam pabrik Karena panik. (20/11).

Menurut Ami, api awalnya kecil dari bawah ada orang sedang ngelas. Dulu waktu kebakaran juga api berawal dari las kemudian menyamber tener,” papar Ami terlihat panik. Api awalnya kecil ketika disiram pakai air nambah besar. Akirnya tidak terkendali. Mami bos perintahkan karyawan semua keluar. Karyawan kurang lebih 200 orang,” lanjut Ami.

Ketua RT 03/06. RT Dany, kebakaran pabrik gorden sudah sampai belakang nyambar kontrakan 4 pintu. Yang terbakar semua masih dilokasi pabrik gorden,
Adih warga mengetahui api sudah membesar mau ikut membantu memadamkan api malah takut sendiri,” kata Adih.

RW Djunardii Karim alias Kim siang rumah belakangnya turut di sambar api, dengan kesigapan pemadam, rumah yang menempel ke dinding perbatasan pabrik langsung di potong dan di rubuhkan pantauan langsung kelapangan bersama Kasubag Kamal Azizi yang turun langsung memotong api jangan sampai merembet ke bangunan yang lain.

Lebih lanjut, Nining hanya bisa duduk termenung beralaskan tanah. Saya tinggal di mess pabrik bersama teman dan suami. Tidak sempat menyelamatkan barang pakaian, hanya baju yang menempel di badan. Karena panik sendal pun ketinggalan,” papar Nining karyawan pabrik gorden.dan aksesori.

Neneng 1 dari 200 pekerja di pabrik yang memproduksi gorden dan aksesoris. saya baru 3 bulan kerja disini. dari Majalengka Jawa barat bersama suami mengadu nasib supaya ke 4 anaknya bisa sekolah semua.

Saya di gaji tiap Minggu 300 Ribu,” ulas Neneng sambil memandangi tanah yang di dudukinya. gak tau mau ke mana “saya juga bengung. Suami lagi ngirim barang ke Cikarang sama bos. Sudah jam 21 malam suami Neneng belum juga pulang. Dari temannya informasinya sih di Bekasi.

Barang baru datang 4 kontener dari cina. Makanya di dalam penumpukan bahan,” terang neneng. Bagan itu semua belum di pakai sudah habis di lalap api. Tadi nyonya tua saya lihat pingsan. Entah di bawa kemana sama keluarganya. Tinggal di mess pabrik jam 9 sudah di kunci gak boleh keluar. Mau ngontrak yang gaji gak cukup.

Danru teguh belum bisa menjawab berapa unit yang di turunkan. Karena masih berfokus untuk pemadaman api, karena kencangnya angin dari TPA Rawa kucing.

Kasubag Kamal Azizi, kami menurunkan 15 unit mobil pemadam di bantu angkasa pura 1 unit, di tambah 4 truk tangki,” jelas Kamal. Kami sampai lokasi Jam 4 sudah memadamkan bagian depan, yang kami amankan bangunan kanan kiri dan belakang jangan sampai api menjalar, kesulitannya tiupan angin sangat besar. Sumber air sangat jauh.

Yang sulit dipadamkan bahanya, Rumah RW sudah merambat, kami potong supaya tidak mengembet ke bangunan yang lain. Sudah 6 jam pemilik pabrik belum terlihat. Saat ini api sudah mulai reda. Kami menurunkan personil pemadam 80 orang. Dari Pemkot Kota Tangerang. Terlihat dilokasi ada team PMI berjaga jaga juga serta mobil ambulance. Sampai berita ini di turunkan belum diketahui kerugiannya. (Ply)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here