Aku Bangga Telah Menjadi Bagian Dari Buzzer Yang Setia Kepada Pancasila Dan NKRI, Hidup Buzzer NKRI

Sorotbangsanews.com – Mungkin sebagian dari masyarakat pada umumnya tak asing perihal istilah kata buzzer atau dengan kata istilahnya influencer yang kian menjadi perbincangan dikalangan publik.

Dimana saat masyarakat terhimpit mengenai kebutuhan ekonomi akibat pandemi, masyarakat pun senantiasa berjuang demi menunjang kebutuhan kehidupan sehari hari, ditambah dengan yang terdampak PHK dan yang dirumahkan tak hayal pengganguran tidak terelakan.

Berawal dengan adanya pemberitaan berjudul “Buzzer Dianggap Haram oleh MUI, Hilmi Firdaus: Tinggalkan Pekerjaan Itu” Senin, 15 Februari 2021.

Menanggapi hal tersebut akun @Candraasmara85 menurutnya, Saya sebagai Buzzer NKRI jawab, “Enak aja. Biar kalian bebas nyebarkan Khilafuck ya? Ogah! Lebih baik Haram daripada NKRI bubar! Paham…?!,” tulisnya. (12/4/21). Sekitar pukul 12:42 Wib.

Kemudian akun @tutiekso mengirim sebuah pamplet bertuliskan “Berkat Buzzer Ormas2 Radikal Pada Runtuh. AKU BANGGA TELAH MENJADI BAGIAN DARI BUZZER YANG SETIA KEPADA PANCASILA DAN NKRI.” HIDUP BUZZER NKRI,” dalam tulisan yang terpampang di pamlet tersebut.

Seperti diketahui sebelumnya sang maestro atau musisi lengend indonesia, Bung Iwan Fals membuat lagu berjudul “BUZZER”

Dalam lirik lagu tersebut berada di kannal youtube Iwan Fals Official (13/2/21). Ada pun dalam lirik lagu tersebut :

Buzzer 3x seluruh tubuhku ah ah ah, karena buzzer banyak yang keteter jreeng. Buzzer bikin berita kagak benar, bikin otak muter2, Kebanyakan minum puyer, Akhirnya jadi keblinger.

Digital divide, Setiap kata dipilih dan ditata, setiap orang berkata dan bersuara, asal ada cuan kami siap bekerja.

Buzzer bikin keder buzzer bikin teler Aku tak tau dirimu, mereka pun tak tau dirimu, buzzer penipu.

Berisik kaya kumpulan tawon, gue tau itu salah tapi duit gue dapat, buzzer mata duitan, buzzer hidupmu bagaikan buah simalakama, hidupmu tak berguna, oh oh oh wao wao.

Buzzer oh Buzzer wao, bersembunyi dibalik teknologi, oh buzzer seperti buzzer melesat menghantam target, demi dapur bisa ngebul, persyetan muski ngibul. Kaka pembina telah bersabda, persyetan dengan dusta, peduli syetan dengan dosa.

Idiih buzzernya kelihatan, pakai bajunya kesempitan, malu dong, semakin kencang teriakmu, semakin cepat jadi komisaris, mainkan tagar cepat cair transferan, oh buzzerRP.

Suara Adzan Ashar pun terdengar syahdu tapi buzzer malah tetap bikin gaduh, yang ada hidup malah terusik.

Oh buzzer koar2 kaya orang teler, tapi bisa lebih bahaya dari panzer, karena panzer tidak main twitter, oh buzzer pas ditangkap mulutmu kaya muzaeeer. Oh oh wao wao

Menari dengan jemari, kau pesimis mimpi, bicara tak lugas bak pedas tanpa gas nalar katanya, membela para penguasa. Tentu saja

BuzzerRP dipelihara tanda runtuhnya demokrasi, buzzerRP didengar tanda kehancuran negeri Iwan Fals nyaru jadi buzzer, buzzer kayak puser, ayo serr Mantap bung lanjutkan Oh oh oh wao wao serr

Buzzer dengungkan ujaran tanpa keilmuan, Netek tuan Puan dan para juragan, persyetan hasutan asalkan bercuan. Siapa yang kau jadikan guru, esok anak dan cucumu bisa lupa caranya menjadi orang yang kritis

Para garis keras berangkat dari keinginan yang keras, awas jangan keras2..tarik serr..pap tete pap tete..Mutualan dong serr

Buzzer dibayar untuk bicara, bicara demi majikan, majikan yang tak berdaya jadi hebat, jadi keren, nyatanya cuma polesan, model video klipnya siapa ya ? Cuit Cuit Cuitt

BuzzerRP sampah peradaban, menjual kepalsuan demi mimpi hidup mapan

BuzzerRP istana si Alan tak pernah peduli nyawa orang melayang

Gitar masuk silahkan, kemana mas, lah dia kabur, Ane joget aja deh, Gue nyawer aja.

Si buzzer seperti serang sana serang sini demi duit transfer, oh buzzer kumpulan orang teler, mirip sampah tempat hinggap laler, Ayeee..dihobah Kopi pagi menemani, sambil nunggu berita pagi

Apakah buzzer tercipta untuk menutupi ketidak mampuan, sementara air mata reformasi menari dikandang besi, sebab pikiran mau dikandangkan lagi, buzzer bermental penjajah demokrasi hari ini pun seperti sampah, aku tak berdaya bernyanyi sampaikan kepadanya.

Diam dibalik gawai keren, dengan jurus andalan ketik sana ketik sini, memberi disinformasi.

Ketika tersudut oleh data, balik menyerang personalnya, mencari celah sampai lawan lelah lalu balik lagi mencaci maki.

Oh buzzer kau hanya seorang pecundang, oh buzzer makan duit haram, oh buzzer keluarlah dari kandang, oh buzzer malukah kau tak tampan.

Wow buzzer yang dibayar penguasa, pilih buzzer atau menjadi seniman ? Buzzer bukan seniman, seniman jangan jadi buzzer.

Buzzer singkatan butuh uang segera, gak peduli salah kata yang penting asik aja, buzzer pandai mengolah kata, kalau terbawa bisa insonenia, mau kulanjut rangkaian kata Iwan Fals berani bayar berapa hahaha

Buzzer tuhannya uang, aku nyimak saja, buzzer buzzer harder siapa hukum tak sanggup hentikan gonggongannya, buzzer buzzer dipelihara, sekali gonggong berjuta.

Buzer buzzer inilah fakta, simaklah ucapannya abu janda, buzzer buzzer adalah pahlawan bagi loyalis dan para penjilat, buzzer buzzer siap menggigit mereka yang kritik kepada tuannya.

Para buzzer cuman membuat kita kalah mental, hanya satu tujuannya membuat kita terdiam seribu bahasa, bila kita sudah diam maka penguasa tertawa terbahak bahak.

Saatnya bangkit rebut kembali demokrasi yang katanya berpancasila, semua mempunyai hak yang sama di dalam UU boleh bersuara asal sesuai prosedur.