Trending Topic “Rektor UI” Warganet: Rektor UI Dateng ke Dukun, Dukunnya Malah Yang Diramal!

Sorotbangsanews.com – Seiring dengan kebijakan pemerintah mengenai perubahan statuta UI yang dinilai seorang rektor bisa rangkap jabatan menjadi komisaris di perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kini menjadi perbincangan dikalangan publik.

Tidak hanya para politisi, dan elite politik, perubahan statuta seiring rangkap jabatan yang dilakukan Rektor UI, Ari Kuncoro itu juga direspons beragam oleh kalangan masyarakat pada umumnya serta Aktivis.

Kemudian menjadi trending topic dengan tagar “Rektor UI” 21 Juli 2021 khususnya ditwitter beragam komentar pun tak terelakan, seperti diantaranya:

Rektor UI dateng ke dukun, Dukunnya malah yang diramal!

Rektor UI kena COVID19, virusnya yang isoman.

Rektor ui divaksin, vaksinnya yang kebal covid.

Selesai isoman virusnya minta maaf..

Sekarang peraturan bukan untuk ditaati, tapi untuk disiasati.
1) pemberantasan korupsi dianggap hambat ekonomi – ubah UU KPK
2) TKA China sulit masuk-ubah peraturan persyaratan TKA masuk
3) Rektor UI langgar statuta-ubah statuta UI
4) pengusaha minerba mau habis izinnya-ubah UU Minerba.

Mahasiswa takut sama dosen
Dosen takut sama rektor
Rektor takut sama menteri
Menteri takut sama presiden
Presiden takut sama Rektor UI?

Rektor UI takut sama istrinya.

Rektor UI ditilang polisi,
Polisinya yang harus bayar!

Rektor UI digigit ular kobra, Ular kobranya yang keracunan!

Rektor UI kalau nerobos lampu merah, aturannya langsung diubah, lampu ijo jadi berhenti, merah jadi jalan.

Rektor UI naik mobil hampir nabrak pagar. Pagarnya geser sendiri. Rektor UI.

Rektor UI pingin masuk timnas U-23, batasan umur diubah..

Rektor UI ngantri di ATM Mesin ATMnya auto pindah ke rumah! Simpel.

Rektor UI kalo naik gunung trus ga kuat, gunungnya disuruh turun.

Rektor UI transfer uang ke orang, saldo orangnya yang berkurang.

Rektor UI makan sate kambing, kambingnya yang kena kolesterol.

Rektor UI mau bayar E TOL.. Mesin E TOL nya malah nambahin saldo buat rektor.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengubah isi Peraturan Pemerintah (PP) tentang Statuta Universitas Indonesia (UI). Beleid teranyar, yakni PP nomor 75 tahun 2021 ini menggantikan PP nomor 68 tahun 2013. Salah satu poin penting yang direvisi adalah aturan mengenai boleh-tidaknya seorang rektor dan wakil rektor rangkap jabatan

Dalam salinan PP 75 tahun 2021 yang diteken Jokowi pada 2 Juli 2021, Pasal 39 huruf c menyatakan bahwa seorang rektor dan wakil rektor, sekretaris universitas, dan kepala badan dilarang rangkap sebagai direksi pada BUMN atau BUMD atau swasta. Poin ini jelas berbeda dengan aturan pada PP 68 tahun 2013 yang tegas menyatakan rektor dan wakil rektor dilarang rangkap jabatan sebagai pejabat pada BUMN atau BUMD atau swasta.

Dengan demikian, rangkap jabatan sebagai rektor dan komisaris BUMN kini diperbolehkan karena yang dilarang hanya sebagai direksi saja. Aturan baru yang diterbitkan Jokowi ini sekaligus melanggengkan posisi Ari Kuncoro yang rangkap jabatan antara rektor UI dan wakil komisaris BRI.