Kisah SBY Kesunyian Yang Tinggi Bergerak di Dalam Selama Laut 1 jam

Sorotbangsanews.com – Mantan Presiden keenam Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menggungkapkan rasa keprihatinan dalam bertugas disatuan kapal selam bukan hal yang mudah untuk diungkapkan, Prajurit yang bertugas di satuan kapal selam tentunya memiliki risiko, seperti halnya, tekanan psikologis dan “kesunyian” yang tinggi.

SBY pun menceritakan, Sebagai sesama prajurit, saya amat tahu bahwa siapapun yang mengabdi di dunia militer mesti siap sumbangkan jiwa dan raganya kepada negara tercinta.

Sungguhpun demikian, gugurnya 53 prajurit Hiu Kencana di medan latihan adalah duka yang mendalam dan “great loss” bagi TNI dan kita semua,” papar SBY melalui akun Twitternya @SBYudhoyono Senin 26 April 2021.

Selain itu pula SBY menuturkan, pada Tahun 1998, saya berada dalam kapal selam, bergerak di dalam selama laut 1 jam.

Mungkin Bisa dibayangkan jika “menyelam” berbulan-bulan. Mari beri hormat kepada tentara kebanggaan kita itu,” ujarnya.

Lebih lanjut Susilo Bambang Yudhoyono turut berbela sungkawa dan mendoakan keluarga awak KRI Nanggala 402 yang tenggelam di perairan utara Bali, Semoga keluarga yang ditinggalkan tabah, sabar dan tawakal menerima ujian yang maha berat ini.

Selamat jalan Kolonel Harry Setiawan, Letkol Heri Oktavian serta para pahlawan Hiu Kencana lainnya. Semoga semuanya hidup tenang dan bahagia di sisi Allah Swt, Tuhan Yang Maha Kuasa,” tulis SBY menutup cuitannya.